Waktunya UMKM Ubah Strategi Market Melalui Digital

  • Sep 21, 2023
  • KIM Pandawa Lima

Bagi pelaku usaha, pastinya ingin usahanya makin banyak dikenal oleh khalayak lebih luas salah satunya yakni Ibu Tatin ini. Beliau adalah salah satu pelaku usaha sejak tahun 2014 yang menggiati dibidang kuliner yakni kacang susu Adhinta. ”Dapet oleh2 dari saudara, kok enak.. trus tak pasarkan tapi masih ambil di saudara”, kata beliau. Karena banyak peminat, dalam promosi awal 1000 kemasan bisa tersebar di area Kelurahan Rembang.
Setelah berjalan beberapa waktu, dirasa peminat lebih banyak beliau ada kepikiran untuk menitipkan produknya di toko ataupun warung. Tetapi beliau juga putar otak, bagaimana caranya supaya usahanya lebih diminati org lain. Untungnya saat itu Pemerintah Kota Blitar mensupport para pelaku usaha khususnya UMKM untuk diadakannya pelatihan2, melalui dinas terkait. Melalui pelatihan tersebut, beliau diajarkan bagaimana cara mendesign kemasan, serta mempromosikan produk melalui Digital Marketing. Setelah satu tahun kemudian, beliau akhirnya memiliki PIRT, lalu NIB, disusul juga dengan NPWP,PKKPR yang tentunya itu gratis. Jalan 9 tahun akhirnya dapat sertifikat halal.
Selama berjalan tersebut beliau  sudah mempromosikan melalui online dan offline, dan sampai saat ini mungkin yang masih berjalan dengan baik melalui media Whatssapp. Tetapi beliau juga sudah mulai mempromosikan melalui akun tiktok shop dan shopee.